Sejumlah
keuntungan dari menulis:
1. Menghilangkan stres
Hal
ini bisa dimengerti karena dengan menulis kita bisa mencurahkan perasaan kita
tanpa takut diketahui orang lain. Tidak semua orang bisa dengan mudah
menceritakan masalahnya pada orang lain. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh
watak masing-masing orang. Pembagian kepribadian secara tradisional kita kenal
ada dua, yaitu introvert dan ekstrovert. Introvert adalah
orang yang memiliki tipe kepribadian tertutup, sedangkan ekstrovert
adalah orang yang mempunyai kepribadian terbuka. Orang introvert tentu
mengalami kesulitan dalam berbicara pada orang lain. Ini tentu saja mendatangkan
kesulitan bagi orang introvert saat harus menyelesaikan masalahnya.
Dan,
menulis diari adalah solusi tepat bagi orang berkepribadian introvert
dalam membantu menghilangkan stres serta mengurangi beban pikirannya. Orang
dengan kepribadian ekstrovert tentu akan lebih mudah dalam berbagi
dengan orang lain. Namun, bukan berarti orang ekstrovert tidak
memerlukan diari sebagai bagian dari terapi. Justru orang dengan kepribadian ekstrovert
akan lebih mudah terbuka dan merefleksikan segala yang terjadi dalam dirinya,
lebih jujur, dan mudah menemukan berbagai sisi, yang membuatnya dapat menemukan
solusi dalam pemecahan masalahnya.
Sebuah studi di Chicago Medical School menemukan bahwa
ketika penderita kanker yang kurang diperhatikan keluarganya menuliskan tentang
penyakit yang diderita selama 20 menit setiap hari, mereka jadi jarang
mengalami stres selama enam bulan berikutnya.
2. Mengurangi Berat Badan
Para
peneliti dari Women's Health Initiative menarik kesimpulan bahwa catatan harian
tentang makanan yang dikonsumsi membantu menimbulkan kesadaran tentang konsumsi
kalori dan asupan lemak. Dan jika Anda mengetahui seberapa banyak yang telah
dilahap, akan lebih mudah menguranginya.
3. Meningkatkan Kualitas Tidur
3. Meningkatkan Kualitas Tidur
Ilmuwan
di Temple University menemukan bahwa wanita yang menuliskan pengalaman
traumatisnya – seperti pemerkosaan atau kecelakaan lalu lintas yang parah -
ternyata jarang mengalami sakit kepala, susah tidur, dan gejala depresi
dibandingkan mereka yang tidak mau menuliskannya.
4. Melawan Penyakit.
4. Melawan Penyakit.
Berdasarkan
sebuah penelitian pada tahun 2002 di Ben-Gurion University, Israel, disimpulkan
bahwa mereka yang menuliskan sebuah kejadian yang menjadi beban pikiran, akan
mengurangi frekuensi kunjungan mereka ke klinik pengobatan selama l5 bulan ke
depan.
5 .Sebagai media merencanakan target yang ingin dicapai
5 .Sebagai media merencanakan target yang ingin dicapai
Diari
dapat kita gunakan untuk merencanakan hal-hal apa saja yang ingin kita capai di
masa yang akan datang. Perencanaan ini dimaksudkan agar kita dapat meraih
target yang diharapkan secara konkret. Dengan menuliskan berbagai hal yang
ingin dicapai, itu akan membantu kita dalam memompa semangat dan meraih target
tersebut. Kita akan senantiasa teringat setiap kali membuka buku diari, dan
merasa berkewajiban untuk segera meraih target. Melalui perencanaan dapat kita
analisis kelemahan dan kekurangan kita, serta berbagai hal lainnya yang
diperlukan dalam meraih target tersebut.
6. Untuk menuliskan komitmen
Komitmen
merupakan hal pokok yang diperlukan oleh setiap orang dalam meraih segala
tujuan. Peneguhan janji dalam bentuk komitmen ini diperlukan agar kita
senantiasa mempunyai tekad yang kuat dalam meraih tujuan kita. Apa jadinya
sebuah tujuan tanpa komitmen yang kuat? Berbagai rencana jitu dan ide brilian
pun akan menjadi percuma, hanya karena kita tidak mempunyai komitmen. Di saat
berbagai rintangan dan hambatan yang menyertai kita, maka hal yang perlu kita
ingat agar tidak putus asa ditengan jalan, adalah komitmen awal kita dalam
meraih tujuan. Dengan menuliskannya, kita akan selalu teringat akan janji awal
kita, sekaligus sebagai tameng dalam setiap kendala yang ada.
7. Sebagai pengontrol target
Menuliskan
setiap perkembangan atas semua pencapaian target merupakan langkah selanjutnya
setelah kita merencanakan dan berkomitmen dalam meraih setiap target kita.
Menulis akan membantu kita dalam melihat hasil dari proses pencapaian usaha,
yang kita lihat dengan target yang ingin kita capai. Dengan begitu, kita akan
mudah mengetahui arah perkembangan kemajuan yang kita capai. Mengontrol setiap
perkembangan yang dicapai akan membuat kita tidak menyimpang dari tujuan
semula. Sering kali, dalam pencapaian suatu tujuan, di tengah jalan kita
menemukan banyak pengembangan gagasan maupun ide. Hal ini tidaklah salah.
Namun, terlalu banyak pengembangan justru semakin mengaburkan tujuan semula,
dan arahnya pun menjadi tidak fokus. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alat
kontrol yang tepat dalam mencapai target yang diharapkan, yaitu diari.
8. Alat memformulasikan ide baru
Setelah
menuliskan setiap perkembanngan yang terjadi dalam diari, tentu kita dapat
melihat berbagai hal yang akan membuat kita menjadi lebih jeli dalam melihat
segala hal yang terjadi. Ide dan rencana awal yang kita buat belum tentu sesuai
dengan kondisi yang ada. Kondisi ini tentu saja membuat kita perlu menambah
berbagai rencana baru yang sesuai dengan kondisi yang ada. Berarti, kita perlu
menuliskan atau memformulasikan ide-ide atau gagasan yang baru. Hal ini
dimaksudkan agar kita lebih mudah dalam menyelesaikan setiap permasalahan dan
mengatasi kekurangan yang ada, sehingga akan lebih mudah pula dalam mencapai
target kita.
9. Sebagai gudang inspirasi
Diari
adalah tempat untuk menuliskan berbagai ide yang muncul supaya memudahkan kita
dalam menemukan solusi baru yang lebih efektif dalam menyelesaikan sebuah
masalah. Diari adalah sumber inspirasi bagi pemunculan ide-ide baru. Ide baru
yang muncul tentang cara mencapai target, komitmen, maupun mimpi baru yang
ingin kita capai, tidak boleh dianggap remeh. Oleh karena itu, jangan pernah
menyepelekan sebuah ide, meskipun pada awalnya kita menganggap ide itu tidak
relevan dengan kenyataan. Tapi, bisa jadi ide awal tersebuat menjadi pemantik
atau inspirasi bagi kita untuk menemukan sebuah solusi yang kreatif.
10. Alat penyimpan memori
Kemampuan
manusia untuk mengingat peristiwa, pengetahuan, maupun hal unik lainnya tentu
terbatas. Orang tentu tidak dapat mengingat semua kejadian yang berlangsung
dalam hidupnya sekaligus. Bahkan, manusia jenius sekalipun tentu mengalami
kelupaan untuk beberapa peristiwa dalam hidupnya. Keakuratan data dan peristiwa
secara detail tidak dapat diingat oleh manusia secara persis. Maknya,
diperlukan pencatatan supaya memudahkan kita dalam melakukan proses rehearsal
(mengingat kembali memori yang kita simpan), dan mengambil hikmah atas setiap
kejadian, karena tentu ada hikmah yang dapat kita petik dan dijadikan pelajaran
berharga.
11. Alat memudahkan penyelesaian masalah
Setiap
permasalahan yang berhasil kita selesaikan akan melatih kita dalam
menyelesaikan masalah berikutnya. Cara penyelesaian masalah itu bisa saja
menjadi acuan kita dalam menyelesaikan masalah serupa atau yang hampir sama.
Memang, solusi atas sebuah permasalahan tidak dapat kita jadikan solusi atas
masalah yang lainnya. Namun, setidaknya kita bisa mempelajari teknik
pengambilan keputusan yang telah kita buat, dan supaya hal itu mempermudah kita
dalam menyelesaikan masalah lainnya.
12. Sebagai media refleksi dan kebijaksanaan
Menuliskan
segala perasaan, masalah, dan konflik yang terjadi dalam hidup akan membuat
orang semakin bijaksana. Karena, dengan menulis diari kita akan belajar
berkompromi dengan setiap masalah yang ada. Belajar memahami masalah dan tidak
sekadar mengutamakan ego semata. Semakin banyak kita melibatkan proses menulis
dalam menghadapi permasalahan, kita akan semakin peka, tidak terburu-buru,
bijakasana, dan mampu menggunakan kepala yang dingin ketika memutuskan sesuatu.
Karena, terkadang kita tidak dapat melihat masalah dengan jelas jika kita tidak
memetakannya dalam tulisan. Dengan menulis, segala sisi persoalan akan terlihat
lebih jelas, dan itu memudahkan kita dalam mencari solusinya.
Membiasakan
menulis diari akan membuat kita lebih jeli dan terlatih dalam merumuskan dan
menyelesaikan sebuah permasalahan. Sehingga, kita tidak akan terjebak pada satu
masalah yang ada, tidak merasa tertekan, dan tidak menimbulkan distress
(stres yang berakibat negatif bagi diri kita). Kita harus jeli dalam
menghadapai masalah supaya bisa mengelola stres tersebut menjadi ustress (stres
yang positif).
Jika
kita berhasil mengelola stres negatif menjadi stres positif, kita bisa
mengelola sisi kognitif (memori) dan sisi afektif (perasaan) sehingga sisi
psikis kita tidak mengalami masalah yang berarti.
Berbagai
manfaat menulis diari di atas sama faedahnya dengan terapi. Karena, terapi
mempunyai fungsi sebagai media penyegaran dan penormalan kembali segala
aktivitas tubuh. Oleh karena itu, terapi diri melalui menulis ini akan membuat
kita semakin mudah mencerna segala permasalahan dengan lebih mudah dan efektif.
Dengan begitu, maka akan mengurangi tingkat stres yang tentu saja mengganggu
kinerja tubuh kita.
Ketika
kita berhasil memecahkan sendiri masalah kita lewat menulis, sesungguhnya kita
tidak membutuhkan psikiater maupun psikolog. Psikiater akan membantu kita
menyelesaikan permasalahan dari segi medis, sedangkan psikolog akan
mendengarkan dan membantu kita dalam mencari solusi yang tepat bagi diri kita
sendiri. Yah, jadi kita sendirilah yang harus mencari solusi terbaik atas
setiap permasalahan kita, karena kita juga yang lebih tahu akan kondisi
sendiri. Orang lain hanya bertugas sebagai pendengar yang baik dan membantu
kita agar dapat menemukan solusi sendiri, bukan mencarikan solusi bagi diri
kita.
Masih
banyak lagi manfaat menulis sebagai terapi diri. Anda akan menemukan banyak
manfaat lainnya yang tentu saja berbeda dari orang lain, karena setiap orang
mempunyai sudut pandang dan penilaian yang berbeda. Baik, semoga Anda dapat
melakukan terapi diri dengan menulis diari, sehingga tidak mengalami distress
yang dapat merusak keseimbangan psikologis Anda. Selamat menulis diari.[sn]
Diambil
dari andriwongso.com, ditulis oleh sofa nurdiyanti, juga dari beberapa artikel
terkait.
* Sofa Nurdiyanti adalah mahasiswa semester lima Fakultas
Psikologi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Ada
tambahan lagi nih manfaat menulis untuk anak-anak:
1. Belajar Mengeluarkan Pendapat
dengan Cara Bijak.
Dengan
menulis, Anak juga berlatih menyunting tulisannya sendiri. Tulisan yang telah
dituangkan dapat ditulis ulang lagi hingga mendapatkan bentuk kalimat yang pas.
Beda dengan berbicara yang setelah terucapkan tidak bisa ditarik kembali.
2. Belajar Merangkai Kata.
Berawal
dari satu dua kata. Misalnya: Aku sedih. Dia payah. Nanti kalimat tersebut bisa
berkembang menjadi: Aku sedih karena temanku nakal. Dia tak sebaik yang kukira.
3. Melatih Diri Menjalani Proses Secara Teratur.
3. Melatih Diri Menjalani Proses Secara Teratur.
Bila
anak mulai belajar menyalurkan aspirasi dan inspirasinya lewat menulis,
otomatis anak akan melakukan hal itu setiap kali dia merasa down sehingga otomatis dia akan
melakukannya secara kontinu. Sebagaimana kita ketahui, menulis secara teratur
akan semakin mengasah kemahiran seorang penulis
4. Melatih Kesabaran Anak.
Saat
marah, kesal, resah atau sedih otomatis emosi juga menjadi tidak stabil. Namun
setelah mengeluarkan semua gelora itu lewat tulisan, otomatis emosi pun akan
stabil.
5. Menjadi Bekal buat Masa Depan.
5. Menjadi Bekal buat Masa Depan.
Ya,
tidak ada satu profesi pun di dunia yang tidak butuh menulis. Jika anak sudah
terbiasa menulis sejak kecil mereka akan sangat tertolong saat harus menulis
tugas sekolah, makalah atau skripsi saat sudah kuliah kelak.
6. Menambah Ilmu dan Wawasan.
Anak
yang suka menulis biasanya akan suka membaca. Dengan menggabungkan dua
kemampuan ini, otomatis ilmu dan wawasan anak juga akan berkembang.
7. Melatih Berfikir tertib dan
Tetatur
Ketika
kita membuat tulisan yang sengaja dibuat khususnya untuk karya ilmiah atau
untuk dipublikasikan, maka kita dituntut untuk membuat tulisan yang baik dan
sistematis. Sehingga pembaca mengerti apa yang sebenarnya ingin kita sampaikan.
NAH!
Dari beberapa manfaat yang sudah dikemukakan di atas, tunggu apalagi. Mari biasakan
menulis, untuk menyeimbangkan kerja otak, mata, tangan dan pikiran. Karena secara
otomatis indra kita yang lain akan ikut merasakannya. Menulis juga bisa jadi
pilihan menarik untuk mendapat penghasilan looh.
Cheers
!
Tidak ada komentar
Terima kasih telah berkunjung.
Latifa Mustafida